Costumer Relationship Management

Standard

Kali ini saya akan membahas tentang CRM ( Customer Relationship Management). Pengguna CRM bisa dari perusahaan berskala besar maupun berskala kecil.

Berikut definisi CRM :

lCRM adalah sebuah istilah industri TI untuk metodologi, strategi, perangkat lunak (software) dan atau aplikasi berbasis web yang mampu membantu sebuah perusahaan untuk mengelola hubungannya dengan para pelanggan.
lCRM adalah usaha sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga pelanggan dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telepon, e-mail, masukan di situs atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan marketing.

CRM adalah sebuah strategi bisnis menyeluruh dalam suatu perusahaan yang memungkinkan perusahaan tersebut secara efektif bisa mengelola hubungan dengan para pelanggan.

  Untuk mengimplementasikan sebuah srategi CRM, diperlukan setidaknya  3 faktor kunci, yaitu :

1.) Orang-orang yang profesional (kualifikasi memadai)
2.) Proses yang didesain dengan baik
3.) Teknologi yang memadai
Saya akan memberikan contoh tentang CRM yang dilakukan oleh INDOVISION.
Contoh ini adalah contoh menurut dari saya sendiri. CMIIW :)

Contoh CRM pada perusahaan indovision :

  1. Membuka CS (costumer services) untuk para konsumer agar lebih mudah mendapat info.
  2. Memberikan pelayanan cepat dan tanggap pada konsumer lama, ditujukan agar konsumen lama tetap berlangganan.
  3. Biasanya bila receiver rusak , maka teknisi langsung dikirim ke rumah konsumen agar langsung dilayani.
  4. Memberikan diskon khusus, antar konsumen lama dan konsumen baru.
  5. Menambah channel – channel baru.
Manfaat CRM :
1.)Jumlah konsumen bertambah, yaitu mencari konsumen baru disamping tetap memelihara tingkat kepuasan konsumen yang sudah ada.
2.)Mengetahui tingkat kepemilikan perusahaan pada konsumen, yaitu dengan mengetahui kebutuhan  konsumen.
3.)Mengetahui kebutuhan konsumen pada masa yang akan datang, yaitu melalui hasil transaksi yang sudah dilakukan dan dari hasil analisa data-data transaksi yang sudah terkumpul.
3.)Mengetahui ketidaknormalan pada setiap aktivitas transaksi, yaitu mengetahui tindak kriminal seperti penipuan dan lain sebagainya.
4.)Mengetahui perbaiakn yang harus dilakukan pada service yang diberikan kepada konsuman.
5.)Mampu menganalisa pola data transaksi, sebagai contoh mampu mengetahui kombinasi produk yang akan dijual pada waktu-waktu tertentu.
6.)Mengurangi resiko operasional, yaitu dengan mengetahui prediksi yang akan terjadi dan kesalahan yang pernah dilakukan melalui customer history.
Sekian dari saya. Terima Kasih :)
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s