Monthly Archives: May 2012

QUEUE & TREE

Standard

QUEUE

Queue = Antrian

Elemen yang pertama kali masuk ke antrian akan keluar pertama kalinya FIFO (first in first out)

DEQUEUE adalah mengeluarkan satu elemen dari suatu Antrian

deklarasi

#define MAX 8

typedef struct{

int data[MAX];

int head;

int tail;

} Queue;

Queue antrian;

OPERASI-OPERASI PADA QUEUE

Create()

o Untuk menciptakan dan menginisialisasi Queue

o Dengan cara membuat Head dan Tail = -1

IsEmpty()

o Untuk memeriksa apakah Antrian sudah penuh atau belum

o Dengan cara memeriksa nilai Tail, jika Tail = -1 maka empty

o Kita tidak memeriksa Head, karena Head adalah tanda untuk kepala

antrian (elemen pertama dalam antrian) yang tidak akan berubahubah

o Pergerakan pada Antrian terjadi dengan penambahan elemen

Antrian kebelakang, yaitu menggunakan nilai Tail

IsFull()

o Untuk mengecek apakah Antrian sudah penuh atau belum

o Dengan cara mengecek nilai Tail, jika Tail >= MAX-1 (karena MAX-1

adalah batas elemen array C) berarti sudah penuh

Dequeue()

o Digunakan untuk menghapus elemen terdepan/pertama dari Antrian

o Dengan cara mengurangi counter Tail dan menggeser semua

elemen antrian kedepan.

o Penggeseran dilakukan dengan menggunakan looping

DEFINISI TREE / POHON

Tree bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan elemen salah satu elemennya disebut dengan akar (root), dan sisa elemen lainnya (yang disebut simpul) terpecah menjadi sejumlah himpunan yang paling tidak berhubungan satu sama lain, yang disebut dengan subpohon (

subtree), atau disebut juga cabang. Jika kita melihat pada subpohon, maka subpohon inipun juga mempunyai akar dan sub-subpohonnya masing-masing.

Dalam kehidupan sehari-hari, tree dapat dilihat dari pohon silsilah keluarga. Tingkat yang tertinggi disebut juga sebagai root.

Tingkat (level) suatu simpul ditentukan dengan pertama kali menentukan akar sebagai bertingkat 1. jika suatu simpul dinyatakan sebagai tingkat N, maka simpul-simpul yang merupakan anaknya dikatakan berada dalam tingkat N+1. pada pohon diatas merupakan tree dengan 5 level.

Selain tingkat, dikenal juga istilah derajad (degree) dari suatu simpul. Derajad suatu simpul dinyatakan sebagai banyaknya anak atau turunan dari simpul tersebut.

Tinggi (Height) atau Kedalaman (Depth) dari suatu pohon adalah tingkat maksimum dari suatu pohon dikurangi dengan satu. Dengan demikian pohon diatas mempunyai tinggi atau kedalaman sama dengan 4.

Hutan (Forest) adalah kumpulan sejumlah pohon yang tidak saling berhubungan. Dari gambar diatas jika kita menghapus simpul A maka akan terbentuk sebuah hutan.

Pohon Biner (Binary Tree)

Pohon biner bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan simpul yang mungkin kosong atau mempunyai akar dan dua subpohon yang saling terpisah yang disebut dengan subpohon kiri dan sub pohon kanan. Subpohon disebut juga sebagai cabang. Karakteristik dari pohon biner ialah bahwa setiap simpul paling banyak hanya mempunyai dua buah anak. Dengan kata lain derajat tertinggi dari sebuah pohon biner adalah dua.

Pengertian daun, root, level, tinggi dan derajad yang berlaku pada pohon juga berlaku pada binary tree. Penyajian binary tree pada komputer di gunakan double link list.

Deklarasi Pohon

Setiap simpul pada pohon biner selalu berisi dua buah pointer yang menunjuk ke cabang kiri dan cabang kanan dengan melihat hal tersebut maka struktur double link list sangat cocok untuk di terapkan di dalam tree ini. Gambar

Membuat Pohon Biner

Untuk membuat pohon biner, terdapat aturan dalam penempatan simpulnya. Berikut ini merupakan algoritma penempatan sebuah simpul dalam pohon biner :

“Simpul yang berisi informasi yang nilainya lebih besar dari simpul diatasnya akan ditempatkan sebagai cabang kanan dan jika lebih kecil akan ditempatkan di cabang kiri.”

Proses untuk memperoleh pohon biner diatas adalah sebagai berikut : Karakter pertama ‘H’ ditempatkan sebagai Akar. Karakter ‘K’ karena lebih besar dari ‘H’ diletakkan dicabang kanan. Karakter ‘A’ karena lebih kecil dari ‘H’ akan menempati cabang kiri dari ‘H’. kemudian, karena karakter ‘C’ lebih kecil dari ‘H’ dan lebih besar dari ‘A’ maka ia di letakkan sebagai cabang kanan dari ‘A’. demikian seterusnya sampai semua masukkan di proses.

Untuk mengalokasikan simpul baru seperti diatas biasanya digunakan fungsi rekursif, untuk itu ada baiknya jika kita membuat fungsi baru agar proses rekursif untuk simpul dapat berlangsung sukses.

Kunjungan Pada Pohon Biner

Sebuah pohon biner memiliki operasi traversal yaitu suatu kunjungan pada suatu simpul tepat satu kali. Dengan melakukan kunjungan lengkap kita akan memperoleh urutan informasi secara linier yang tersinpan di dalam pohon biner.

Terdapat tiga jenis kunjungan pada pohon biner, yaitu :

1. PREORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

– Cetak isi simpul yang dikunjungi.

– Kunjungi cabang kiri.

– Kunjungi cabang kanan.

2. INORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

– Kunjungi cabang kiri.

– Cetak isi simpul yang dikunjungi.

– Kunjungi cabang kanan.

3. POSTORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

– Kunjungi cabang kiri.

– Kunjungi cabang kanan.

– Cetak isi simpul yang dikunjungi.

SEMOGA BERMANFAAT 🙂

CMIIW

Advertisements

LIST & STACK

Standard

 

DEFINISI LIST

ListView dalam Visual Basic biasanya digunakan untuk menampilkan data, baik dari

database maupun bukan, ke dalam tabel dalam bentuk list atau grid. Dengan

listview, data yang ada dapat diurutkan, ditambahkan maupun dihapus dengan

mudah dari list.

Untuk mengatur header listview, perhatikan contoh berikut ini :

Dim ch As ColumnHeader

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “No.”, 100)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Kode”, 200, vbCenter)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Nama Barang”, 2300,

vbLeftJustify)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Byk”, 200, vbCenter)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Harga Satuan”, 1500,

vbRightJustify)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Jumlah”, 1580,

vbRightJustify)

ListView1.GridLines = True

DEFINISI STACK / TUMPUAN

– Stack atau tumpukan

– Bersifat LIFO (Last In First Out)

– Benda yang terakhir masuk ke dalam stack akan menjadi benda pertama

yang dikeluarkan dari stack

– Contohnya, karena kita menumpuk Compo di posisi terakhir, maka Compo

akan menjadi elemen teratas dalam tumpukan. Sebaliknya, karena kita

menumpuk Televisi pada saat pertama kali, maka elemen Televisi menjadi

elemen terbawah dari tumpukan. Dan jika kita mengambil elemen dari

tumpukan, maka secara otomatis akan terambil elemen teratas, yaituCompo juga.

Operasi-operasi/fungsi Stack

Push : digunakan untuk menambah item pada stack pada tumpukan

paling atas

Pop : digunakan untuk mengambil item pada stack pada tumpukan paling

atas

Clear : digunakan untuk mengosongkan stack

IsEmpty : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah

kosong

IsFull : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah

Penuh

Deklarasi STACK dengan struct dan array data

typedef struct STACK{

int top;

char data[10][10]; //misalkan : data adalah  array of string

//berjumlah 10 data, masing-masing string

//menampung maksimal 10 karakter

};

Deklarasi/buat variabel dari struct

STACK tumpuk;

Inisialisasi Stack

– Pada mulanya isi top dengan -1, karena array dalam C dimulai dari 0,

yang berarti stack adalah KOSONG!

– Top adalah suatu variabel dalam STACK yang menunjukkan

elemen teratas Stack sekarang. Top Of Stack akan selalu bergerak

hingga mencapai MAX of STACK sehingga menyebabkan stack PENUH!

– Ilustrasi stack pada saat inisialisasi:

Fungsi IsFull

– Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh?

– Dengan cara memeriksa top of stack, jika sudah sama dengan

MAX_STACK-1 maka full, jika belum (masih lebih kecil dari MAX_STACK-1)

maka belum full

– Ilustrasi:

Fungsi Push

– Untuk memasukkan elemen ke stack, selalu menjadi elemen teratas stack

– Tambah satu (increment) nilai top of stack terlebih dahulu setiap kali ada

penambahan elemen stack, asalkan stack masih belum penuh, kemudianisikan nilai baru ke stack berdasarkan indeks top of stack setelah ditambah satu (diincrement).

 

SEMOGA BERMANFAAT 🙂
CMIIW

 

Record & Array

Standard

DEFINISI RECORD

Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris.

contoh struktur data    :

Sebuah record dengan empat buah field

Field1 Field2 Field4 Field4

Syntax

type

nama_record = record

identifier_1 : tipe_data_1;

:

:

identifier_n : tipe_data_n;

end;

var variabel1 : nama_record;

DEFINISI ARRAY

Array adalah tipe data yang banyak dipergunakan pada hampi di semua bahasa pemrograman. Array bisa disebut sebagai penempatan banyak data pada satu variable. Hal ini diperlukan apabila data yang kita butuhkan jumlahnya banyak, dan data tersebut adalah serupa, misalnya data nilai siswa. Misalnya adalah sebagai berikut:

int NilaiSiswa1 = 60;
int NilaiSiswa2 = 70;
int NilaiSiswa3 = 80;

Apabila datanya berjumlah sedikit mungkin masih bisa menggunakan metode di atas. Tapi apabila datanya banyak(jumlah siswa lebih dari 100), kita akan kesulitan untuk mengaturnya. Kemudian dari hal inilah timbul ide untuk mengganti angka pada variable dengan varable integer (bilangan) sebagai index. Dengan demikian terdapat variable indentitas dan variable index. Sehingga deklarasi di atas dengan array menjadi:

int Nilaisiswa[100]={80,65,98,79,70,…….};
arti:
NilaiSiswa[1] = 80;
NilaiSiswa[2] = 65;
NilaiSiswa[3] = 98; dst

Dengan demikian penggunaan variable NilaiSiswa akan lebih mudah, karena index juga bisa diganti dengan variable bertipe integer. Biasanya akses dari variable array menggunakan looping. Array juga bisa digunakan untuk data 2 atau 3 dimensi. Sesungguhnya kalimat (string) adalah array dari tipe data karakter (char).

 

Semoga bermanfaat 🙂
CMIIW