MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN

Standard

1. Berikan contoh beberapa model umum sistem perusahaan pada suatu organisasi atau perusahaan!

2. Contoh penyelesaian masalah / tahapan pemecahan masalah dengan pendekatan sistem pada suatu perusahaan dengan model study kasus!

Untuk menjawab soal diatas, berhubung tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen 1 saya :). Berikut pengertian dan lain – lain, yang pastinya telah saya edit, yang bersumber dari beberapa blog yang saya search melalui google. Untuk sumber saya cantumkan nanti di akhir post. Selamat membaca, semoga bermanfaat bagi anda. ūüôā

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN

Pengertian Model 

Model sistem umum pada perusahaan adalah dimana adanya penyerdahanaan objek, ada beberapa jenis model yang digunakan oleh perusahaan. Kegunaan model itu sendiri yang mempengaruhi perusahaan agar mempermudah pengertian, komunikasi, dan memperkirakan masa depan. Biasanya model yang digunakan perusahaan adalah model sistem informasi fisik dan konseptual. Lalu pada pendekatan sistem adalah sebagai perwujudan manajer dalam pengambilan keputusan dan memecahkan masalah pada perusahan tersebut.
Berikut ini adalah Jenis – Jenis model :
Jenis-jenis Model

1. Model Fisik
Model yang menggambarkan entity dengan tiga dimensi.  Model ini berukuran lebih kecil dari aslinya. Seperti boneka, mobil-mobilan, prototype rancangan, dll.
2. Model Naratif
Model yang menjelaskan entity secara tertulis/ lisan. Model ini digunakan sehari-hari.
Contoh : Penjelasan tertulis komputer, penjelasan lisan melalui sistem komunikasi.
3. Model Grafis
Model yang mewakili entitynya dengan abstraksi garis, simbol & bentuk. Biasanya disertai dengan penjelasan naratif.
Co/: laporan-laporan, alat pemecahan / analisis masalah seperti flowchart, DFD.
4. Model Matematis
Model yang disajikan dalam rumus matematika atau persamaan
Co/:¬† BEP = TFC / P ‚Äď C
BEP : Break Event Point, TFC : Total Fixed Cost, P : Price, C : Cost
Model Sistem Umum

Sistem Fisik
     1. Arus Material
     2. Arus Personil
     3. Arus Mesin
     4. Arus Uang
Sistem Konsep
     1.Sistem simpul tertutup
        Sistem yang mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.
    2.Sistem simpul terbuka
Sistem yang tidak mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.
KEGUNAAN MODEL :
1. Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2. Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
3. Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.
PENDEKATAN SISTEM
Manajer terlibat dalam pemecahan masalah untuk pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.
Sistem Konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer, informasi dan standar. 2 elemen lain masuk dalam proses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).
TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM
1. Usaha Persiapan

  • Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
  • Mengenal sistem lingkungan.
  • Mengidentifikasi subsistem perusahaan.

2. Usaha Definisi

  • Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.

Tujuannya : mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.

Penyelesaian Masalah menggunakan metode studi kasus
Langkah-langkah dalam Studi kasus
  1. Perencanaan
  2. Pengumpulan data
  3. Penggunaan dan pengolahan data
  4. Psintesa dan interpetasi data
  5. Pmembuat perencanaan pelaksanaan pertolongan
  6. Pevaluasi dan follow up
DAFTAR PUSTAKA

QUEUE & TREE

Standard

QUEUE

Queue = Antrian

Elemen yang pertama kali masuk ke antrian akan keluar pertama kalinya FIFO (first in first out)

DEQUEUE adalah mengeluarkan satu elemen dari suatu Antrian

deklarasi

#define MAX 8

typedef struct{

int data[MAX];

int head;

int tail;

} Queue;

Queue antrian;

OPERASI-OPERASI PADA QUEUE

Create()

o Untuk menciptakan dan menginisialisasi Queue

o Dengan cara membuat Head dan Tail = -1

IsEmpty()

o Untuk memeriksa apakah Antrian sudah penuh atau belum

o Dengan cara memeriksa nilai Tail, jika Tail = -1 maka empty

o Kita tidak memeriksa Head, karena Head adalah tanda untuk kepala

antrian (elemen pertama dalam antrian) yang tidak akan berubahubah

o Pergerakan pada Antrian terjadi dengan penambahan elemen

Antrian kebelakang, yaitu menggunakan nilai Tail

IsFull()

o Untuk mengecek apakah Antrian sudah penuh atau belum

o Dengan cara mengecek nilai Tail, jika Tail >= MAX-1 (karena MAX-1

adalah batas elemen array C) berarti sudah penuh

Dequeue()

o Digunakan untuk menghapus elemen terdepan/pertama dari Antrian

o Dengan cara mengurangi counter Tail dan menggeser semua

elemen antrian kedepan.

o Penggeseran dilakukan dengan menggunakan looping

DEFINISI TREE / POHON

Tree bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan elemen salah satu elemennya disebut dengan akar (root), dan sisa elemen lainnya (yang disebut simpul) terpecah menjadi sejumlah himpunan yang paling tidak berhubungan satu sama lain, yang disebut dengan subpohon (

subtree), atau disebut juga cabang. Jika kita melihat pada subpohon, maka subpohon inipun juga mempunyai akar dan sub-subpohonnya masing-masing.

Dalam kehidupan sehari-hari, tree dapat dilihat dari pohon silsilah keluarga. Tingkat yang tertinggi disebut juga sebagai root.

Tingkat (level) suatu simpul ditentukan dengan pertama kali menentukan akar sebagai bertingkat 1. jika suatu simpul dinyatakan sebagai tingkat N, maka simpul-simpul yang merupakan anaknya dikatakan berada dalam tingkat N+1. pada pohon diatas merupakan tree dengan 5 level.

Selain tingkat, dikenal juga istilah derajad (degree) dari suatu simpul. Derajad suatu simpul dinyatakan sebagai banyaknya anak atau turunan dari simpul tersebut.

Tinggi (Height) atau Kedalaman (Depth) dari suatu pohon adalah tingkat maksimum dari suatu pohon dikurangi dengan satu. Dengan demikian pohon diatas mempunyai tinggi atau kedalaman sama dengan 4.

Hutan (Forest) adalah kumpulan sejumlah pohon yang tidak saling berhubungan. Dari gambar diatas jika kita menghapus simpul A maka akan terbentuk sebuah hutan.

Pohon Biner (Binary Tree)

Pohon biner bisa didefinisikan sebagai suatu kumpulan simpul yang mungkin kosong atau mempunyai akar dan dua subpohon yang saling terpisah yang disebut dengan subpohon kiri dan sub pohon kanan. Subpohon disebut juga sebagai cabang. Karakteristik dari pohon biner ialah bahwa setiap simpul paling banyak hanya mempunyai dua buah anak. Dengan kata lain derajat tertinggi dari sebuah pohon biner adalah dua.

Pengertian daun, root, level, tinggi dan derajad yang berlaku pada pohon juga berlaku pada binary tree. Penyajian binary tree pada komputer di gunakan double link list.

Deklarasi Pohon

Setiap simpul pada pohon biner selalu berisi dua buah pointer yang menunjuk ke cabang kiri dan cabang kanan dengan melihat hal tersebut maka struktur double link list sangat cocok untuk di terapkan di dalam tree ini. Gambar

Membuat Pohon Biner

Untuk membuat pohon biner, terdapat aturan dalam penempatan simpulnya. Berikut ini merupakan algoritma penempatan sebuah simpul dalam pohon biner :

‚ÄúSimpul yang berisi informasi yang nilainya lebih besar dari simpul diatasnya akan ditempatkan sebagai cabang kanan dan jika lebih kecil akan ditempatkan di cabang kiri.‚ÄĚ

Proses untuk memperoleh pohon biner diatas adalah sebagai berikut : Karakter pertama ‚ÄėH‚Äô ditempatkan sebagai Akar. Karakter ‚ÄėK‚Äô karena lebih besar dari ‚ÄėH‚Äô diletakkan dicabang kanan. Karakter ‚ÄėA‚Äô karena lebih kecil dari ‚ÄėH‚Äô akan menempati cabang kiri dari ‚ÄėH‚Äô. kemudian, karena karakter ‚ÄėC‚Äô lebih kecil dari ‚ÄėH‚Äô dan lebih besar dari ‚ÄėA‚Äô maka ia di letakkan sebagai cabang kanan dari ‚ÄėA‚Äô. demikian seterusnya sampai semua masukkan di proses.

Untuk mengalokasikan simpul baru seperti diatas biasanya digunakan fungsi rekursif, untuk itu ada baiknya jika kita membuat fungsi baru agar proses rekursif untuk simpul dapat berlangsung sukses.

Kunjungan Pada Pohon Biner

Sebuah pohon biner memiliki operasi traversal yaitu suatu kunjungan pada suatu simpul tepat satu kali. Dengan melakukan kunjungan lengkap kita akan memperoleh urutan informasi secara linier yang tersinpan di dalam pohon biner.

Terdapat tiga jenis kunjungan pada pohon biner, yaitu :

1. PREORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

– Cetak isi simpul yang dikunjungi.

– Kunjungi cabang kiri.

– Kunjungi cabang kanan.

2. INORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

– Kunjungi cabang kiri.

– Cetak isi simpul yang dikunjungi.

– Kunjungi cabang kanan.

3. POSTORDER

Kunjungan jenis ini mempunyai urutan kunjungan sebagai berikut :

– Kunjungi cabang kiri.

– Kunjungi cabang kanan.

– Cetak isi simpul yang dikunjungi.

SEMOGA BERMANFAAT ūüôā

CMIIW

LIST & STACK

Standard

 

DEFINISI LIST

ListView dalam Visual Basic biasanya digunakan untuk menampilkan data, baik dari

database maupun bukan, ke dalam tabel dalam bentuk list atau grid. Dengan

listview, data yang ada dapat diurutkan, ditambahkan maupun dihapus dengan

mudah dari list.

Untuk mengatur header listview, perhatikan contoh berikut ini :

Dim ch As ColumnHeader

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “No.”, 100)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Kode”, 200, vbCenter)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Nama Barang”, 2300,

vbLeftJustify)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Byk”, 200, vbCenter)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Harga Satuan”, 1500,

vbRightJustify)

Set ch = ListView1.ColumnHeaders.Add(, , “Jumlah”, 1580,

vbRightJustify)

ListView1.GridLines = True

DEFINISI STACK / TUMPUAN

– Stack atau tumpukan

– Bersifat LIFO (Last In First Out)

– Benda yang terakhir masuk ke dalam stack akan menjadi benda pertama

yang dikeluarkan dari stack

– Contohnya, karena kita menumpuk Compo di posisi terakhir, maka Compo

akan menjadi elemen teratas dalam tumpukan. Sebaliknya, karena kita

menumpuk Televisi pada saat pertama kali, maka elemen Televisi menjadi

elemen terbawah dari tumpukan. Dan jika kita mengambil elemen dari

tumpukan, maka secara otomatis akan terambil elemen teratas, yaituCompo juga.

Operasi-operasi/fungsi Stack

Push : digunakan untuk menambah item pada stack pada tumpukan

paling atas

Pop : digunakan untuk mengambil item pada stack pada tumpukan paling

atas

Clear : digunakan untuk mengosongkan stack

IsEmpty : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah

kosong

IsFull : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah

Penuh

Deklarasi STACK dengan struct dan array data

typedef struct STACK{

int top;

char data[10][10]; //misalkan : data adalah  array of string

//berjumlah 10 data, masing-masing string

//menampung maksimal 10 karakter

};

Deklarasi/buat variabel dari struct

STACK tumpuk;

Inisialisasi Stack

– Pada mulanya isi top dengan -1, karena array dalam C dimulai dari 0,

yang berarti stack adalah KOSONG!

– Top adalah suatu variabel dalam STACK yang menunjukkan

elemen teratas Stack sekarang. Top Of Stack akan selalu bergerak

hingga mencapai MAX of STACK sehingga menyebabkan stack PENUH!

– Ilustrasi stack pada saat inisialisasi:

Fungsi IsFull

– Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh?

– Dengan cara memeriksa top of stack, jika sudah sama dengan

MAX_STACK-1 maka full, jika belum (masih lebih kecil dari MAX_STACK-1)

maka belum full

– Ilustrasi:

Fungsi Push

– Untuk memasukkan elemen ke stack, selalu menjadi elemen teratas stack

– Tambah satu (increment) nilai top of stack terlebih dahulu setiap kali ada

penambahan elemen stack, asalkan stack masih belum penuh, kemudianisikan nilai baru ke stack berdasarkan indeks top of stack setelah ditambah satu (diincrement).

 

SEMOGA BERMANFAAT ūüôā
CMIIW

 

Record & Array

Standard

DEFINISI RECORD

Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris.

contoh struktur data    :

Sebuah record dengan empat buah field

Field1 Field2 Field4 Field4

Syntax

type

nama_record = record

identifier_1 : tipe_data_1;

:

:

identifier_n : tipe_data_n;

end;

var variabel1 : nama_record;

DEFINISI ARRAY

Array adalah tipe data yang banyak dipergunakan pada hampi di semua bahasa pemrograman. Array bisa disebut sebagai penempatan banyak data pada satu variable. Hal ini diperlukan apabila data yang kita butuhkan jumlahnya banyak, dan data tersebut adalah serupa, misalnya data nilai siswa. Misalnya adalah sebagai berikut:

int NilaiSiswa1 = 60;
int NilaiSiswa2 = 70;
int NilaiSiswa3 = 80;

Apabila datanya berjumlah sedikit mungkin masih bisa menggunakan metode di atas. Tapi apabila datanya banyak(jumlah siswa lebih dari 100), kita akan kesulitan untuk mengaturnya. Kemudian dari hal inilah timbul ide untuk mengganti angka pada variable dengan varable integer (bilangan) sebagai index. Dengan demikian terdapat variable indentitas dan variable index. Sehingga deklarasi di atas dengan array menjadi:

int Nilaisiswa[100]={80,65,98,79,70,…….};
arti:
NilaiSiswa[1] = 80;
NilaiSiswa[2] = 65;
NilaiSiswa[3] = 98; dst

Dengan demikian penggunaan variable NilaiSiswa akan lebih mudah, karena index juga bisa diganti dengan variable bertipe integer. Biasanya akses dari variable array menggunakan looping. Array juga bisa digunakan untuk data 2 atau 3 dimensi. Sesungguhnya kalimat (string) adalah array dari tipe data karakter (char).

 

Semoga bermanfaat ūüôā
CMIIW

Costumer Relationship Management

Standard

Kali ini saya akan membahas tentang CRM ( Customer Relationship Management). Pengguna CRM bisa dari perusahaan berskala besar maupun berskala kecil.

Berikut definisi CRM :

lCRM adalah sebuah istilah industri TI untuk metodologi, strategi, perangkat lunak (software) dan atau aplikasi berbasis web yang mampu membantu sebuah perusahaan untuk mengelola hubungannya dengan para pelanggan.
lCRM adalah usaha sebuah perusahaan untuk berkonsentrasi menjaga pelanggan dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telepon, e-mail, masukan di situs atau hasil pembicaraan dengan staf sales dan marketing.

CRM adalah sebuah strategi bisnis menyeluruh dalam suatu perusahaan yang memungkinkan perusahaan tersebut secara efektif bisa mengelola hubungan dengan para pelanggan.

  Untuk mengimplementasikan sebuah srategi CRM, diperlukan setidaknya  3 faktor kunci, yaitu :

1.) Orang-orang yang profesional (kualifikasi memadai)
2.) Proses yang didesain dengan baik
3.) Teknologi yang memadai
Saya akan memberikan contoh tentang CRM yang dilakukan oleh INDOVISION.
Contoh ini adalah contoh menurut dari saya sendiri. CMIIW ūüôā

Contoh CRM pada perusahaan indovision :

  1. Membuka CS (costumer services) untuk para konsumer agar lebih mudah mendapat info.
  2. Memberikan pelayanan cepat dan tanggap pada konsumer lama, ditujukan agar konsumen lama tetap berlangganan.
  3. Biasanya bila receiver rusak , maka teknisi langsung dikirim ke rumah konsumen agar langsung dilayani.
  4. Memberikan diskon khusus, antar konsumen lama dan konsumen baru.
  5. Menambah channel – channel baru.
Manfaat CRM :
1.)Jumlah konsumen bertambah, yaitu mencari konsumen baru disamping tetap memelihara tingkat kepuasan konsumen yang sudah ada.
2.)Mengetahui tingkat kepemilikan perusahaan pada konsumen, yaitu dengan mengetahui kebutuhan  konsumen.
3.)Mengetahui kebutuhan konsumen pada masa yang akan datang, yaitu melalui hasil transaksi yang sudah dilakukan dan dari hasil analisa data-data transaksi yang sudah terkumpul.
3.)Mengetahui ketidaknormalan pada setiap aktivitas transaksi, yaitu mengetahui tindak kriminal seperti penipuan dan lain sebagainya.
4.)Mengetahui perbaiakn yang harus dilakukan pada service yang diberikan kepada konsuman.
5.)Mampu menganalisa pola data transaksi, sebagai contoh mampu mengetahui kombinasi produk yang akan dijual pada waktu-waktu tertentu.
6.)Mengurangi resiko operasional, yaitu dengan mengetahui prediksi yang akan terjadi dan kesalahan yang pernah dilakukan melalui customer history.
Sekian dari saya. Terima Kasih ūüôā

Konflik

Standard

Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

Tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.

Faktor penyebab konflik

  • Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.

Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik, tetapi ada pula yang merasa terhibur.

  • Perbedaan latar belakang¬†kebudayaan¬†sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.

Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.

  • Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.

Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. Para tokohmasyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.

  • Perubahan-perubahan¬†nilai¬†yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.

Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industri. Nilai-nilai yang berubah itu seperti nilai kegotongroyongan berganti menjadi nilai kontrak kerja dengan upah yang disesuaikan menurut jenis pekerjaannya. Hubungan kekerabatan bergeser menjadi hubungan struktural yang disusun dalam organisasi formal perusahaan. Nilai-nilai kebersamaan berubah menjadi individualis dan nilai-nilai tentang pemanfaatan waktu yang cenderung tidak ketat berubah menjadi pembagian waktu yang tegas seperti jadwal kerja dan istirahat dalam dunia industri. Perubahan-perubahan ini, jika terjadi seara cepat atau mendadak, akan membuat kegoncangan proses-proses sosial di masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehiodupan masyarakat yang telah ada.

Sumber : Wiki

Budaya Organisasi

Standard

Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya. Sistem makna bersama ini adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi.

Asal muasal Budaya Organisasi
Kebiasaan, tradisi, dan cara umum dalam melakukan segala sesuatu yang ada di sebuah organisasi saat ini merupakan hasil atau akibat dari yang telah dilakukan sebelumnya dan seberapa besar kesuksesan yang telah diraihnya di masa lalu. Hal ini mengarah pada sumber tertinggi budayasebuah organisasi: para pendirinya. Secara tradisional, pendiri organisasi memiliki pengaruh besar terhadap budaya awal organisasi tersebut. Pendiri organisasi tidak memiliki kendala karena kebiasaan atau ideologi sebelumnya. Ukuran kecil yang biasanya mencirikan organisasi baru lebih jauh memudahkan pendiri memaksakan visimereka pada seluruh anggota organisasi. 
Proses penyiptaan budaya terjadi dalam tiga cara. Pertama, pendiri hanya merekrut dan mempertahankankaryawan yang sepikiran dan seperasaan dengan mereka. Kedua, pendiri melakukan indoktrinasi dan menyosialisasikan cara pikir dan berperilakunya kepada karyawan. Terakhir, perilaku pendiri sendiri bertindak sebagai model peran yang mendorong karyawan untuk mengidentifikasi diri dan, dengan demikian, menginternalisasi keyakinan, nilai, dan asumsi pendiri tersebut. Apabila organisasi mencapai kesuksesan, visi pendiri lalu dipandang sebagai faktor penentu utama keberhasilan itu.Di titik ini, seluruh kepribadian para pendiri jadi melekat dalam budaya organisasi.
 
Karakteristik budaya organisasi :
  • Inovasi dan keberanian mengambil¬†risiko. Sejauh mana karyawan didorong untuk bersikap inovatif dan berani mengambil risiko.
  • Perhatian pada hal-hal rinci. Sejauh mana karyawan diharapkan menjalankan presisi, analisis, di perhatian pada hal-hal detail.
  • Orientasi hasil. Sejauh mana manajemen berfokus lebih pada hasil ketimbang pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai hasil tersebut.
  • Orientasi orang. Sejauh mana keputusan-keputusan¬†manajemen¬†mempertimbangkan efek dari hasil tersebut atas orang yang ada di dalam organisasi.
  • Orientasi tim. Sejauh mana kegiatan-kegiatan kerja di organisasi pada tim ketimbang pada indvidu-individu.
  • Keagresifan. Sejauh mana orang bersikap agresif dan¬†kompetitif¬†ketimbang santai.
  • Stabilitas. Sejauh mana kegiatan-kegiatan organisasi menekankan dipertahankannya¬†status quo¬†dalam perbandingannya dengan¬†pertumbuhan.
 
Nilai dominan dan subbudaya organisasi

Budaya organisasi mewakili sebuah persepsi yang sama dari para anggota organisasi atau dengan kata lain, budaya adalah sebuah sistem makna bersama. Karena itu, harapan yang dibangun dari sini adalah bahwa individu-individu yang memiliki latar belakang yang berbeda atau berada di tingkatan yang tidak sama dalam organisasi akan memahami budaya organisasi dengan pengertian yang serupa.

Sebagian besar organisasi memiliki budaya dominan dan banyak subbudaya.Sebuah budaya dominan mengungkapkan nilai-nilai inti yang dimiliki bersama oleh mayoritas anggota organisasi. Ketika berbicara tentang budaya sebuah organisasi, hal tersebut merujuk pada budaya dominannya, jadi inilah pandangan makro terhadap budaya yang memberikan kepribadian tersendiri dalam organisasi. Subbudayacenderung berkembang di dalam organisasi besar untuk merefleksikan masalah, situasi, atau pengalaman yang sama yang dihadapi para anggota. Subbudaya mencakup nilai-nilai inti dari budaya dominan ditambah nilai-nilai tambahan yang unik.

Jika organisasi tidak memiliki budaya dominan dan hanya tersusun atas banyak subbudaya, nilai budaya organisasi sebagai sebuah variabel independen akan berkurang secara signifikan karena tidak akan ada keseragaman penafsiran mengenai apa yang merupakan perilakusemestinya dan perilaku yang tidak semestinya. Aspek makna bersama dari budaya inilah yang menjadikannya sebagai alat potensial untuk menuntun dan membentuk perilaku. Itulah yang memungkinkan seseorang untuk mengatakan, misalnya, bahwa budaya Microsoftmenghargai keagresifan dan pengambilan risiko dan selanjutnya menggunakan informasi tersebut untuk lebih memahami perilaku dari para eksekutif dan karyawan Microsoft. Tetapi, kenyataan yang tidak dapat diabaikan adalah banyak organisasi juga memiliki berbagai subbudaya yang bisa memengaruhi perilaku anggotanya.

Sumber : Wiki